Xiaomi kembali membuka program uji coba untuk produk wearable-nya, Xiaomi AI Glasses, melalui “Pioneer Experience Program” yang dimulai pada 11 Desember. Program ini memberikan kesempatan bagi 200 pengguna untuk mencoba firmware dan fitur baru sebelum rilis publik.
Program Beta dengan Pembayaran Parkir Suara dan Peningkatan Sistem
Xiaomi mengumumkan bahwa versi beta terbaru menambahkan fitur pembayaran biaya parkir berbasis suara. Setelah pengguna menautkan nomor plat kendaraan, perintah “Xiao Ai, pay parking fee” akan memproses pembayaran langsung melalui layanan yang terhubung. Cara ini memungkinkan pengemudi membayar sebelum mencapai gerbang keluar sehingga proses keluar berlangsung lebih cepat.

Selain itu, Xiaomi menambahkan opsi untuk menonaktifkan lampu indikator bagian dalam saat pengisian daya serta memperbaiki stabilitas sistem. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Xiaomi Community pada bagian uji internal; pengguna yang diterima akan otomatis masuk ke grup beta khusus.
Pendaftaran dibuka dari 11 Desember pukul 16:00 hingga 12 Desember pukul 16:00, sedangkan periode pengujian berlangsung dari 13 Desember pukul 15:00 hingga 19 Desember pukul 24:00. Xiaomi berencana mendistribusikan firmware beta sebelum 13 Desember pukul 15:00.
Spesifikasi Utama Xiaomi AI Glasses dan Fungsinya sebagai Perangkat AI Portabel
Xiaomi AI Glasses pertama kali diperkenalkan pada Juni lalu dengan harga mulai 1999 yuan. Perangkat ini memiliki bobot 40 gram, mendukung lensa minus, dan tersedia dalam beberapa desain frame. Kamera 12MP first-person memungkinkan pengambilan foto, perekaman video, panggilan video, hingga live streaming melalui aplikasi pihak ketiga.
Kacamata ini dilengkapi speaker stereo open-ear dan sistem lima mikrofon untuk menangkap suara. Sebagai perangkat AI portabel, fungsinya mencakup bantuan real-time, terjemahan dalam 10 bahasa, akses ensiklopedia lokal, dan kontrol perangkat pintar Xiaomi. Pengguna dapat memberikan perintah suara, mengatur pengingat, atau mengontrol peralatan rumah tanpa menyentuh smartphone.
Fitur kamera lainnya meliputi perekaman 2K 30fps dengan stabilisasi EIS, quick capture 0,8 detik, dan integrasi dengan smartphone Xiaomi untuk perpindahan kamera yang mulus saat panggilan atau streaming. Lensa elektro-kromik dapat mengubah tingkat kecerahan dalam 0,2 detik dengan empat level penyesuaian.
Dari sisi performa, perangkat memakai Qualcomm AR1 chip yang dipadukan dengan prosesor audio hemat daya. Daya tahan baterai mencapai 21 jam standby dan sekitar 8,6 jam penggunaan normal, serta mendukung pengisian USB Type-C. Terdapat pula tombol kamera dan kontrol sentuh di bagian frame.
Perkembangan Ekosistem Perangkat Pintar Xiaomi
Program beta ini menunjukkan fokus Xiaomi untuk memperluas ekosistem AI portabel yang terhubung dengan smartphone dan perangkat rumah pintar. Integrasi fitur-fitur baru seperti pembayaran parkir suara menandakan arah pengembangan perangkat wearable yang tidak hanya untuk konsumsi media, tetapi juga fungsi utilitas sehari-hari.
Saat ini, belum ada informasi mengenai ketersediaan Xiaomi AI Glasses di Indonesia, dan Xiaomi belum mengumumkan rencana peluncuran regional.
Sumber: Gizmochina











