Xiaomi kembali menambah lini aksesori dayanya. Kali ini, perusahaan asal Tiongkok tersebut menyiapkan Xiaomi Desktop Charging Station 140W, sebuah stasiun pengisian daya berdaya tinggi yang dirancang khusus untuk penggunaan di meja kerja. Produk ini akan diluncurkan lebih dulu di China melalui skema crowdfunding.
Peluncuran crowdfunding dan fokus pasar awal di China
Menurut laporan media luar negeri, Xiaomi akan memulai kampanye crowdfunding untuk Desktop Charging Station 140W melalui platform YouPin di China. Aksesori ini ditujukan untuk pengguna yang memiliki banyak perangkat dan ingin merapikan kabel serta sumber daya di satu titik.

Untuk saat ini, peluncuran masih terbatas di China. Belum ada informasi resmi mengenai rencana penjualan global, termasuk apakah produk ini akan tersedia di Indonesia. Dengan kata lain, hingga kini belum ada kepastian soal harga dan jadwal rilis di pasar Indonesia.
Empat port USB dengan output hingga 140W
Di bagian depan perangkat, Xiaomi menyematkan empat port USB, terdiri dari dua USB-C dan dua USB-A. Masing-masing port USB-C mendukung output hingga 140W, sementara USB-A menawarkan daya hingga 120W dan 5W.
Mode arus rendah juga tersedia, yang ditujukan untuk perangkat kecil seperti smartwatch atau earphone. Saat keempat port digunakan bersamaan, daya akan dibagi secara dinamis, misalnya dalam konfigurasi 65W + 45W + 22,5W + 5W atau 90W + 20W + 22,5W + 5W, tergantung perangkat yang terhubung.
Empat stopkontak AC dan dukungan protokol fast charging
Selain USB, Xiaomi Desktop Charging Station 140W juga dilengkapi empat stopkontak AC yang ditempatkan di bagian atas dan belakang. Konfigurasinya terdiri dari dua soket dua pin dan dua soket lima pin, dengan total output daya mencapai 2.500W.
Perangkat ini mendukung berbagai protokol pengisian cepat, termasuk PD3.1, QC4+, dan PPS, sehingga kompatibel dengan berbagai laptop, smartphone, dan perangkat elektronik modern. Dari sisi fisik, ukurannya 95 × 71 × 53 mm dengan bobot sekitar 493 gram, cukup ringkas untuk diletakkan di atas meja tanpa memakan banyak ruang.
Harga awal menarik, rilis global masih belum jelas
Dalam kampanye crowdfunding di China, Xiaomi menetapkan harga CNY 249, sementara harga ritel resminya nanti diperkirakan CNY 299. Posisi harga ini membuatnya menarik sebagai solusi all-in-one untuk meja kerja, setidaknya di pasar domestik China.
Namun, untuk pengguna di Indonesia, yang perlu dicatat adalah belum ada konfirmasi resmi terkait ketersediaan internasional. Jika melihat pola Xiaomi sebelumnya, aksesori serupa bisa saja hadir di pasar lain, tetapi untuk saat ini statusnya masih belum pasti.
Sumber daya terpusat untuk meja kerja modern
Xiaomi Desktop Charging Station 140W menunjukkan pendekatan Xiaomi dalam menyatukan pengisian USB berdaya tinggi dan stopkontak AC dalam satu perangkat ringkas. Dengan fokus pada manajemen meja kerja dan dukungan fast charging modern, produk ini menarik perhatian, meski untuk pasar Indonesia masih harus menunggu kejelasan lebih lanjut.
Sumber: Notebookcheck











