Perangkat pelacak terbaru dari Xiaomi, yang diduga bernama Xiaomi Tag, kembali muncul dalam database otoritas telekomunikasi Uni Emirat Arab. Meski rincian resminya belum terungkap, produk ini diperkirakan akan menjadi pesaing langsung bagi Apple AirTag dan Samsung Galaxy SmartTag 2 di pasar global.
Xiaomi Tag Terdaftar di TDRA sebagai Perangkat Bluetooth
Perangkat yang belum dirilis ini ditemukan dalam database Telecommunications and Digital Government Regulatory Authority (TDRA) di Uni Emirat Arab. Berdasarkan dokumen tersebut, Xiaomi Tag tercatat sebagai perangkat Bluetooth dengan nomor model M2543T1 dan nomor registrasi ER53119/25.
Produk ini dinyatakan memenuhi berbagai standar kompatibilitas elektromagnetik (EMC) dan standar keselamatan, menandakan bahwa pengembangannya sudah berada pada tahap lanjut.

Meskipun belum ada informasi resmi mengenai fungsi, ukuran, maupun bentuk fisiknya, kemunculan dokumen ini menunjukkan bahwa peluncuran Xiaomi Tag semakin dekat.
Berpotensi Menjadi Pesaing Apple AirTag dan Galaxy SmartTag
Xiaomi pertama kali dikaitkan dengan perangkat pelacak serupa pada tahun 2021, ketika perusahaan mendapatkan paten CN106877911B untuk “Metode dan Perangkat untuk Menemukan Objek.” Sejak itu, rumor tentang rencana peluncuran Xiaomi Tag terus beredar di komunitas teknologi.
Jika perangkat ini dirilis di wilayah seperti Eropa, di mana Xiaomi sudah menjual berbagai produk ekosistemnya, maka Xiaomi Tag berpotensi bersaing dengan Apple AirTag (saat ini dijual seharga sekitar €28,90 di Amazon Jerman) serta Samsung Galaxy SmartTag 2.
Namun demikian, hingga kini belum ada konfirmasi mengenai jadwal rilis resmi maupun negara yang akan menjadi pasar pertama. Xiaomi juga belum memberikan komentar publik terkait perangkat ini.
Perlu dicatat bahwa sudah beredar banyak pelacak palsu bermerek Xiaomi di situs e-commerce seperti AliExpress, sehingga pengguna disarankan untuk menunggu pengumuman resmi dari perusahaan sebelum membeli produk semacam itu.
Menunggu Kejelasan Jadwal Rilis Global
Kemunculan Xiaomi Tag di database regulator menunjukkan bahwa perusahaan tengah mempersiapkan kehadiran resminya di pasar. Jika diluncurkan, perangkat ini akan memperluas ekosistem IoT Xiaomi dengan solusi pelacakan berbasis Bluetooth yang terintegrasi dengan smartphone dan aplikasi Mi Home.
Untuk saat ini, belum ada informasi mengenai ketersediaan atau harga Xiaomi Tag di Indonesia.
Sumber: Notebookcheck











