Lenovo dikabarkan menyiapkan penyegaran untuk handheld gaming Legion Go 2 dengan varian SteamOS yang lebih terjangkau. Informasi ini berasal dari laporan media luar negeri yang mengutip bocoran terbaru, menyebutkan bahwa spesifikasi inti tetap dipertahankan, sementara sistem operasi menjadi pembeda utama.
Varian SteamOS untuk Legion Go 2 Diperkirakan Debut di CES 2026
Menurut laporan Windows Latest, Lenovo berencana memperkenalkan Legion Go 2 versi SteamOS pada CES 2026 di Las Vegas. Langkah ini mengikuti strategi yang sebelumnya diterapkan pada Legion Go S, yang menjadi handheld non-Valve pertama dengan SteamOS bawaan.

Pada varian SteamOS Legion Go S, Lenovo menurunkan harga lebih dari 15% dibandingkan versi Windows 11. Jika pola yang sama diterapkan, Legion Go 2 versi SteamOS juga diperkirakan akan diposisikan lebih murah dari model Windows-nya, meski harga resmi belum diumumkan.
Spesifikasi Utama Tetap, Termasuk Layar OLED 8,8 Inci dan Baterai 74 Wh
Bocoran menyebutkan bahwa spesifikasi hardware tidak berubah dari model Windows. Legion Go 2 versi SteamOS dilaporkan tetap membawa layar OLED 8,8 inci serta baterai berkapasitas 74 Wh.
Untuk performa, Lenovo dikabarkan akan menawarkan konfigurasi hingga AMD Ryzen Z2 Extreme, dipasangkan dengan RAM LPDDR5X hingga 32 GB dan penyimpanan hingga 2 TB. Dengan demikian, varian berbasis Ryzen Z2 dengan opsi RAM 16 GB dan 32 GB kemungkinan juga akan tersedia, seperti pada lini Windows.
Harga Lebih Rendah dari Versi Windows Masih Menjadi Tanda Tanya
Saat ini, Lenovo menjual Legion Go 2 versi Windows dengan harga sekitar US$1.099, sementara konfigurasi dengan AMD Ryzen Z2 Extreme dibanderol sekitar US$1.349. Meski belum ada konfirmasi resmi, varian SteamOS diperkirakan akan diposisikan di bawah angka tersebut.
Untuk pasar Indonesia, ketersediaan dan harga resmi masih belum diumumkan. Lenovo juga belum memberikan pernyataan terkait jadwal peluncuran di Asia Tenggara.
Arah Strategi Lenovo di Pasar Handheld Gaming
Dengan menghadirkan opsi SteamOS yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan spesifikasi inti, Lenovo tampaknya ingin memperluas daya tarik Legion Go 2 ke segmen pengguna yang lebih sensitif terhadap harga. Jika terealisasi, pendekatan ini dapat membuat handheld gaming kelas atas Lenovo menjadi lebih kompetitif di tengah pasar yang semakin ramai.
Sumber: Notebookcheck











