Lenovo kembali bereksperimen dengan desain laptop konvertibel. Setelah diperkenalkan sebagai perangkat konsep pada 2024, ThinkBook Auto Twist kini dilaporkan semakin dekat menjadi produk komersial. Informasi bocoran terbaru menyebutkan bahwa laptop dengan layar berputar otomatis ini berpeluang meluncur pada 2026.
Konsep lama dengan pendekatan baru dari Lenovo
Lenovo selama bertahun-tahun dikenal lewat lini Yoga yang mempopulerkan laptop 2-in-1 dengan engsel 360 derajat. ThinkBook Auto Twist masih mengusung ide laptop yang bisa berubah menjadi tablet, tetapi dengan pendekatan berbeda. Layarnya terhubung ke bodi melalui engsel putar yang memungkinkan rotasi hingga 180 derajat, lalu dilipat rata untuk penggunaan ala tablet.

Yang membedakannya adalah penggunaan motor internal. Pengguna tidak perlu lagi memutar atau melipat layar secara manual. Dengan bantuan motor ini, layar bisa berputar otomatis untuk berpindah dari mode laptop ke mode tablet.
Layar bisa mengikuti pengguna saat bergerak
Pada konsep awalnya, Lenovo mendemonstrasikan penggunaan kamera webcam dan perangkat lunak berbasis AI agar layar dapat mengikuti pergerakan pengguna. Misalnya saat melakukan panggilan video, layar dapat berputar otomatis sehingga wajah pengguna tetap berada dalam frame, meski berpindah posisi di ruangan.
Motor tersebut juga memungkinkan beberapa fungsi tambahan, seperti membuka laptop hanya dengan menekan tombol power, atau menggunakan perintah suara untuk menutup perangkat maupun mengganti mode penggunaan.
Spesifikasi layar OLED dan prosesor generasi baru
Meski Lenovo belum memberikan konfirmasi resmi, laporan dari Windows Latest menyebutkan bahwa ThinkBook Auto Twist berpotensi diumumkan di ajang CES dan mulai dijual sekitar Juni dengan harga mulai sekitar USD 1.500.
Spesifikasi yang dilaporkan mencakup layar sentuh OLED 14 inci beresolusi 2880 x 2800 piksel dengan refresh rate 120Hz. Laptop ini diperkirakan menggunakan prosesor Intel Panther Lake, mendukung hingga 32GB memori LPDDR5x-9600, serta penyimpanan hingga 2TB PCIe NVMe. Kapasitas baterainya disebut mencapai 75Wh, dilengkapi kamera 10MP IR.
Dari sisi fisik, ketebalan maksimum sekitar 24mm, sedikit lebih tebal dibanding laptop modern lain. Namun hal ini dinilai wajar untuk menampung mekanisme engsel bermotor. Dengan bobot sekitar 1,4kg, perangkat ini masih tergolong ringan untuk kelasnya.
Masih konsep, tetapi arahnya semakin jelas
Untuk saat ini, peluncuran di Indonesia masih belum dipastikan, begitu juga dengan harga resminya di pasar global. Namun bocoran yang beredar menunjukkan bahwa ThinkBook Auto Twist tidak lagi sekadar eksperimen desain. Jika benar dirilis, laptop ini bisa menjadi contoh bagaimana Lenovo mencoba menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih otomatis dan fleksibel, terutama untuk kebutuhan kerja hybrid dan video conference.
Sumber: Liliputing











