Vivo tampaknya bersiap membawa salah satu ponsel flagship terkuatnya ke pasar global. Setelah sebelumnya seri Ultra tetap eksklusif untuk China, laporan terbaru menunjukkan bahwa Vivo X300 Ultra versi global telah muncul dalam proses sertifikasi resmi. Di waktu yang sama, perangkat yang diduga sebagai iQOO 15 Ultra juga terpantau mendapatkan sertifikasi di China.
Vivo X300 Ultra Lolos Sertifikasi EEC untuk Pasar Global
Berdasarkan data sertifikasi, Vivo X300 Ultra dengan nomor model V2562 telah mendapatkan persetujuan dari otoritas EEC (Eurasian Economic Commission) di Eropa. Sertifikasi ini tidak mengungkap tanggal peluncuran resmi, tetapi menjadi indikasi kuat bahwa perangkat tersebut memang disiapkan untuk pasar global, berbeda dari pendahulunya yang hanya tersedia di China.
Sebelumnya, media melaporkan bahwa Vivo X300 Ultra dijadwalkan meluncur di China sekitar Maret 2026. Jika jadwal ini konsisten, peluncuran global kemungkinan akan menyusul di waktu yang berdekatan atau pada kuartal kedua 2026. Untuk pasar Indonesia, saat ini belum ada informasi resmi mengenai jadwal rilis maupun harga.

Dari sisi spesifikasi, Vivo X300 Ultra disebut akan ditenagai Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, berbeda dari X300 dan X300 Pro yang menggunakan MediaTek Dimensity 9500. Sektor kamera menjadi sorotan utama, dengan konfigurasi yang dilaporkan mencakup kamera utama 200MP Sony LYT-901 dengan OIS, kamera ultra-wide 50MP Sony LYT-828, serta kamera periskop telefoto 200MP Samsung HPB. Kapasitas baterainya juga disebut mencapai sekitar 7.000mAh.
iQOO 15 Ultra Terdeteksi Sertifikasi SRRC di China
Selain Vivo X300 Ultra, perangkat lain yang menarik perhatian adalah iQOO 15 Ultra dengan nomor model V2546A, yang baru saja memperoleh sertifikasi radio dari otoritas SRRC di China. Sertifikasi ini mengonfirmasi keberadaan perangkat tersebut, meski detail resmi masih sangat terbatas.
Laporan menyebutkan bahwa iQOO 15 Ultra kemungkinan akan berbagi spesifikasi dasar dengan iQOO 15 standar, namun ditujukan untuk segmen pengguna tertentu seperti kreator gim, streamer, dan pemain kompetitif. Perangkat ini disebut berpotensi dibekali fitur tambahan seperti tombol bahu untuk gaming serta kipas pendingin aktif, yang jarang ditemui di ponsel flagship arus utama.
Nama pemasaran final dari model V2546A ini masih belum dipastikan, dan kehadirannya dilaporkan sempat mengalami penundaan. Untuk saat ini, belum ada kejelasan apakah model ini akan dipasarkan di luar China, termasuk di Indonesia.
Flagship Ultra Vivo Mulai Melirik Pasar Internasional
Munculnya sertifikasi global untuk Vivo X300 Ultra menandai perubahan strategi Vivo, yang sebelumnya menahan model Ultra hanya untuk pasar domestik. Jika benar meluncur secara global, lini ini berpotensi menjadi pesaing serius di segmen flagship premium, terutama dengan kombinasi SoC kelas atas, sistem kamera resolusi tinggi, dan baterai besar. Sementara itu, iQOO 15 Ultra menunjukkan bahwa Vivo juga terus bereksperimen dengan perangkat berorientasi performa ekstrem, meski detail akhirnya masih perlu menunggu konfirmasi lebih lanjut.
Sumber: GIZMOCHINA











