Xiaomi kembali memperluas lini wearable-nya di China dengan meluncurkan Xiaomi Watch 5. Model ini diposisikan sebagai smartwatch flagship dengan desain premium, dukungan eSIM, serta fitur kesehatan yang lebih lengkap, termasuk sensor ECG dan EMG. Dari spesifikasi hingga harga, berikut gambaran lengkapnya untuk pembaca di Indonesia.
Peluncuran di China dengan Desain Premium dan Beberapa Varian
Xiaomi Watch 5 diperkenalkan di China bersamaan dengan Xiaomi 17 Ultra dan edisi Leica Leitzphone. Jam tangan pintar ini menggunakan bodi stainless steel dan dilengkapi kaca safir, menargetkan pengguna yang menginginkan smartwatch dengan tampilan elegan.
Tersedia beberapa varian penjualan. Versi standar dengan strap karet dibanderol sekitar USD 285, sementara versi eSIM dengan strap kulit dijual sekitar USD 330. Xiaomi juga menawarkan strap titanium hasil cetak 3D sebagai aksesori tambahan dengan harga sekitar USD 110. Opsi warna mencakup hitam dan perak dengan strap karet hitam atau hijau, serta strap kulit berwarna biru muda atau cokelat klasik.

Untuk saat ini, peluncuran Xiaomi Watch 5 di Indonesia belum diumumkan secara resmi.
Fitur Kesehatan dan Gestur Berbasis Sensor ECG dan EMG
Salah satu pembeda utama Xiaomi Watch 5 adalah kehadiran sensor ECG dan EMG. Selain memantau aktivitas jantung melalui ECG, sensor EMG dapat mendeteksi aktivitas otot tangan dan membedakan gerakan jari maupun telapak tangan. Gestur seperti menjepit dua jari atau mengepalkan tangan dapat digunakan untuk menjawab panggilan, mematikan alarm, atau mengambil foto dari smartphone yang terhubung.
Jam tangan ini berukuran 47 mm dan menggunakan layar AMOLED 1,54 inci dengan resolusi 480 × 480 piksel serta tingkat kecerahan hingga 1.500 nits. Untuk dapur pacunya, Xiaomi Watch 5 ditenagai oleh chipset Qualcomm W5, dipadukan dengan baterai berkapasitas 930 mAh.
Daya Tahan Baterai, Sistem Operasi, dan Arah Pasar Global
Xiaomi menyebutkan bahwa baterai 930 mAh pada Watch 5 mampu bertahan hingga sekitar enam hari dalam mode performa. Smartwatch ini menjalankan Hyper OS 3, mendukung pengukuran detak jantung dan kadar oksigen dalam darah, serta memiliki ketahanan air hingga 5 ATM.
Notebookcheck melaporkan bahwa Xiaomi Watch 5 berpeluang hadir di Eropa sekitar ajang Mobile World Congress pada Maret mendatang. Namun, peluncuran resmi di Amerika Serikat dinilai kecil kemungkinannya. Untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Xiaomi belum memberikan konfirmasi lebih lanjut terkait ketersediaan maupun harga lokal.
Fokus Xiaomi pada Smartwatch Premium yang Lebih Fungsional
Dengan kombinasi desain stainless steel, kaca safir, dukungan eSIM, serta sensor ECG dan EMG, Xiaomi Watch 5 menunjukkan arah Xiaomi yang semakin serius di segmen smartwatch premium. Meski belum ada kepastian mengenai kehadirannya di Indonesia, perangkat ini memperlihatkan bagaimana Xiaomi mencoba menyeimbangkan desain elegan dengan fungsi kesehatan dan gestur yang lebih canggih.
Sumber: Notebookcheck











